Bekasi, Nusantaraexpost.com – Mafia-Mafia obat-obatan keras disinyalir kuat ilegal nan beragam modus dengan modus operandi dalam mengedarkan obatan keras kepada kalangan masyarakat, terkhusus menyasar pada pengguna kaum remaja,sangat miris bak jamur berkecambah di musim hujan toko obat berkedok bermacam macam retail seperti toko kosmetik ,sembako dll menjamur di Kota Bekasi, Jawa Barat. (16/7/2025).
Masyarat mulai resah akan keberadaan toko-toko obat ilegal tersebut,masyarakat khawatir keberadaan toko toko obat obatan keras ilegal yang berkedok toko kosmetik tersebut akan menimbulkan petaka dan masalah rumit dikalangan masyarakat terutama kalangan remaja yang rata rata pengguna setia dari obatan tersebut.
Tramadol,exymer serta obatan keras sejenis yang diperjual belikan secara liar dan bebas di wilayah hukum Rawalumbu, Bekasi Kota tersebut menimbulkan banyak spekulasi beragam dikalangan masyarakat serta pemerhati publik.

“Heran saya toko obat keras ilegal tersebut kenapa bisa marak berdiri di kawasan ini adalah lokasi yang letak nya sangat dekat dari Polsek dan Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Timur. yang semestinya secara sterilisasi wilayah sangat terjaga dari hal hal berunsur penyakit masyarakat serta bisa di antisipasi,lah kok toko toko obat keras palsu yang menjadikan racun buat generasi bangsa tersebut bisa merdeka berdiri menjamur di wilayah ini lni”.pungkas Raja Indra Pranata, yang dikenal sebagai Ketua Umum AJB sebagai Lembaga Monitoring Independen Kebijakan Publik.
Kembali aktivis masyarakat yang biasa disebut Bang Raja tersebut bersuara.”Saya curiga apa jangan jangan marak dan merdekanya para mafia pengedar obatan keras yang berdiri secara ilegal tersebut ada campur tangan oknum oknum APH dalam keberadaan nya,sudah jadi rahasia umum terkait keberadaan toko toko penyakit masyarakat itu berdiri ada kordinasi dan memberikan upeti bulanan pada oknum dengan jumlah yang cukup besar maka bisa bebas berdiri toko obat ilegal tersebut,modus nya sama semua di hampir banyak wilayah di negri ini,semua ada keterlibatan oknum APH.
“Sementara di Bekasi Kota sesuai laporan masyarakat yg kian resah atas keberadaan toko toko obat ilegal tersebut, prihal tersebut mulai membuat masyarakat geram,karena marak nya toko ilegal yang berada di wilayah Bekasi Kota seperti ada unsur keterlibatan OKNUM APH, dan seakan berdiri menjamurnya Toko obat ilegal tersebut sengaja di beri ijin oleh pihak oknum terkait.
“Akhirnya kita menduga duga ada apa dengan APH Polsek Rawalumbu? Apa ikut bermain? Ikut Nerima upeti? Atau apa! Kok bisa toko jahanam itu berdiri bebas di wilayah ini tanpa halangan berarti.
Seperti toko seputaran Jalan Raya Narogong sebelah Gang Abadi ini terpentaubvulgar dalam penjualanya.”ungkap nya.
Sementara dari hasil pantauan Redaksi yang di ditugaskan untuk meliput singgah miris hilir mudiknya pembeli yang rata rata didominasi oleh para remaja remaja tanggung sungguh sangat miris, menurut Waniz penjaga toko, pemilik toko tersebut dimiliki oleh Jack.
Setali 3 uang dengan toko toko dilwilayah lain di Bekasi Kota sangat miris milihat remaja rata rata yang jadi konsumennya serta team memantau ke toko toko yang berada dilainya sesuai aduan masyarakat pada kami yang tidak bisa kita jabar kan satu persatu disini.
“kita akan terus mendesak pemerintah jajaran APH baik tingkat Polres ,Polda, bahkan ke Polsek untuk ambil sikap terkait toko yang melanggar UU DAN Produk hukum tersebut atau rakyat yang akan bertindak agar perusak generasi bangsa itu tak bisa merdeka berdiri di Kota Bekasi”,ujar bang raja akhiri kata.
Penulis : Abdul






