Nusantara Expost || Jakarta, 31 Oktober 2025 – Banjir yang melanda kawasan Kramat Jati beberapa hari lalu berdampak pada sejumlah fasilitas umum, termasuk sekolah. SDN Batu Ampar 07 pagi menjadi salah satu sekolah yang terkena dampak cukup parah. Namun, semangat gotong royong terlihat jelas pada hari ini ketika para orang tua murid, guru, dan staf sekolah bahu-membahu membersihkan sekolah dari sisa-sisa banjir.
Sejak pagi hari, puluhan orang tua murid sudah berkumpul di halaman sekolah. Mereka membawa peralatan kebersihan seperti sapu, ember, kain pel, dan alat penyemprot air. Dengan penuh semangat, mereka membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas lainnya yang terendam banjir.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi sekolah setelah banjir ini. Sebagai orang tua, kami merasa terpanggil untuk membantu membersihkan agar anak-anak bisa segera kembali belajar dengan nyaman,” ujar Ibu Ani, salah satu orang tua murid yang ikut dalam kegiatan bersih-bersih.
Kepala Sekolah SDN Batu Ampar 07 pagi, ibu wulan puspita sari, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para orang tua murid, guru, dan staf sekolah yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membersihkan sekolah. “Saya sangat terharu melihat semangat gotong royong yang luar biasa ini. Dengan bantuan dari semua pihak, kami yakin sekolah ini akan segera pulih dan siap digunakan kembali,” katanya.
Kegiatan bersih-bersih ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan SDN Batu Ampar 07 pagi. Diharapkan, dalam waktu dekat, kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
(Pasaribu)






