Jakarta | NUSANTARAEXPOST.COM : Fede Swimming School Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengirimkan tujuh atlet andalannya untuk berkompetisi dalam ajang Student Open 2026 Series 1. Perlombaan bergengsi ini digelar di Gelanggang Olahraga Bulungan, Jalan Kyai Maja Blok F, RT 02 RW 08, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh panitia renang nasional yang berafiliasi langsung dengan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Ajang ini dilaksanakan sebanyak dua kali dalam satu tahun, dan untuk tahun 2026, perlombaan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 17 hingga 18 April. Acara ini diikuti oleh ratusan atlet renang yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini telah dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, serta terverifikasi oleh Akuatik Indonesia.

Tujuan utama diadakannya lomba ini adalah untuk menggali dan menemukan bakat-bakat potensial di dunia renang, mulai dari kelompok usia dini hingga tingkat perguruan tinggi. Selain itu, ajang ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, mengasah kecepatan, serta menerapkan teknik renang yang sesuai dengan standar gaya renang yang ditetapkan.

Dalam keikutsertaannya kali ini, tujuh atlet yang diutus oleh Fede Swimming School Jonggol adalah Jericho Bungaran Sinaga, Fariz Gibran Ramadhan, Clara Messy Romaito Sinaga, Maria Hanael Mora Prasetyo, Davfindo Putra Prathama, Isla Al-Hakim Wahyu Adil Wijaya, dan Arya Setya Pratama. Sementara itu, atlet lainnya sedang dalam tahap persiapan untuk mengikuti ajang Jabar Series yang juga diselenggarakan dua kali dalam satu tahun.

Menghadapi kompetisi tingkat nasional ini, pihak sekolah telah menyiapkan program latihan yang ketat dan terstruktur, baik dari segi fisik maupun penguasaan teknik renang.

“Dibutuhkan disiplin yang tinggi, serta memastikan setiap atlet memiliki kemampuan bertanding dan mental yang kuat layaknya seorang petarung di kolam renang. Oleh karena itu, para atlet wajib mengikuti metode latihan yang telah saya susun, hal ini kami lakukan demi meraih hasil yang menjadi harapan bersama,” ujar Pelatih Fede Swimming School Jonggol, Coach Februskafia saat diwawancarai.

Ia menambahkan, “Tanpa latihan yang disiplin dan terstruktur, mustahil bagi seorang atlet untuk mencapai hasil yang maksimal.”

Pada kejuaraan kali ini, para atlet mengikuti nomor perlombaan gaya Bebas (Freestyle), Gaya Dada (Breaststroke), Gaya Punggung (Backstroke), dan Gaya Kupu-Kupu (Butterflystroke), yang merupakan materi rutin yang diajarkan dan dilatih setiap harinya.

Bagi yang ingin bergabung, Fede Swimming School Jonggol yang berlokasi di Perumahan Citra Land, Jalan Raya Cileungsi – Jonggol, menyediakan program latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan peserta. Pilihan frekuensi latihan yang tersedia adalah satu kali, dua kali, tiga kali, empat kali, hingga lima kali dalam seminggu. Selain itu, terdapat jenjang kelas yang meliputi tingkat Dasar, Lanjutan, Semi Progresif, hingga Progresif.

Selain sebagai kegiatan fisik, olahraga renang memberikan dampak positif yang menyeluruh bagi kesehatan tubuh. Aktivitas ini melibatkan pergerakan hampir seluruh bagian tubuh, meningkatkan konsentrasi, ketahanan fisik, hingga memberikan dampak positif pada prestasi akademik peserta didik.

Berikut adalah berbagai manfaat berenang khususnya bagi perkembangan anak:

1. Meningkatkan fungsi kognitif
Gerakan saat berenang merangsang kerja otak dan melancarkan aliran darah, sehingga meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kemampuan membaca, berbahasa, serta kecerdasan spasial anak. Hal ini turut mendukung peningkatan kemampuan akademik mereka.
2. Meningkatkan kepercayaan diri
Melalui interaksi dengan teman sebayanya maupun orang lain di lingkungan latihan, anak terlatih untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini secara tidak langsung membentuk rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi yang baik.
3. Melatih kekuatan otot
Berbagai gerakan seperti mengangkat kepala, menggerakkan tangan dan kaki, serta koordinasi antar anggota tubuh saat berenang, berfungsi memperkuat otot dan mendukung perkembangan kesehatan sendi-sendi anak.
4. Menjaga kesehatan jantung
Aktivitas fisik saat berenang memperkuat kerja otot jantung, sehingga kemampuan memompa darah ke seluruh tubuh menjadi lebih maksimal dan menjaga kesehatan sistem peredaran darah.
5. Melatih sistem pernapasan
Anak terlatih untuk mengatur pernapasan, menahan napas, dan mengatur irama pengambilan napas saat berada di dalam air. Hal ini meningkatkan kapasitas paru-paru dan daya tahan sistem pernapasan secara keseluruhan.
6. Meningkatkan kemampuan motorik
Koordinasi gerakan yang dibutuhkan saat berenang membantu melatih dan menyempurnakan kemampuan motorik anak, melengkapi kemampuan dasar seperti berlari, melompat, dan gerakan fisik lainnya.
7. Menurunkan risiko kecelakaan di air
Mengenalkan kemampuan berenang sejak dini sangat penting agar anak terbiasa dan terlatih berada di dalam air, sehingga mampu menyelamatkan diri sendiri dan mengurangi risiko terjadinya bahaya tenggelam di masa depan.
8. Meningkatkan kualitas tidur
Berenang membutuhkan pengeluaran energi yang cukup besar, sehingga anak akan merasa lelah dan cenderung tidur lebih nyenyak. Hal ini efektif membantu mengatasi masalah sulit tidur dan meningkatkan kualitas istirahat mereka.

Salah satu orang tua atlet, yaitu orang tua dari Davfindo Putra Prathama, menyampaikan pengalaman positifnya. Ia menyatakan bahwa perubahan yang dialami anaknya sangat terasa sejak mengikuti latihan renang.

“Sejak anak saya mengikuti kegiatan renang ini, selain fisiknya yang terlihat semakin sehat dan kuat, saya juga melihat perubahan sikapnya. Rasa tanggung jawabnya tumbuh lebih baik, rasa percaya dirinya meningkat, dan yang membahagiakan, nilai-nilai akademiknya di sekolah pun semakin membaik. Hal ini membuat saya merasa sangat puas dan bersyukur karena kegiatan ini membawa dampak yang sangat baik bagi perkembangan anak saya,” ungkapnya. (Hlm)