Jakarta, Nusantaraexpost.com – Di sepanjang tahun ini, harga emas Antam Logam Mulia telah mencapai kenaikan hingga 58% di harga Rp1.520.000 juta per gram atau naik Rp887.000 per gram, seiring dengan harga emas dunia yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Harga emas melampaui level 4.200 dollar AS per ons untuk pertama kalinya.

Mengutip dari Mining.com, Kamis (16/10/2025), penyebab harga emas naik lagi hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah adalah ekspektasi penurunan suku bunga AS. Tren menunjukan kenaikan harga emas dalam beberapa pekan terakhir, di tengah ekspektasi bahwa bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) akan kembali memangkas suku bunga pada bulan ini.

Kenaikan harga emas logam mulia Antam beriringan dengan kenaikan harga emas global di pasar spot (XAU) yang telah mencapai 61% di sepanjang tahun ini hingga perdagangan intraday Kamis (16/10/2025), di level US$4.232,05 per troy ons.

Dolar melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan pernyataan pada hari Selasa, bahwa pasar tenaga kerja AS masih terperosok dalam “kelesuan perekrutan dan pemecatan yang rendah.”
Emas dianggap sebagai lindung nilai tradisional terhadap ketidakpastian dan inflasi, dan juga berkembang pesat di lingkungan suku bunga rendah karena merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Dengan memanasnya kembali ketegangan perdagangan antara AS-China dalam beberapa hari terakhir, para investor memiliki lebih banyak alasan untuk melindungi investasi jangka panjang mereka di pasar ekuitas, dengan melakukan diversifikasi ke emas.

Dan kemarin 16 Oktober 2025 harga logam mulia Antam mencapai level baru Rp2.407.000 per gram, hanya butuh waktu 7 hari saja mencapai level ini, dari sebelumnya dengan level Rp2.303.000 per gram
ini hanya membutuhkan waktu 10 hari saja tepatnya pada 9 Oktober 2025 lalu

