Nusantara Expost News ||™BOGOR — Ketua Umum Elang Tiga Hambalang, H. Dedi Syafrizal, mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam rangkaian kunjungan kerja meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Program Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Bogor.
Sebelum meninjau langsung pelaksanaan MBG dan revitalisasi sekolah, Mendikdasmen terlebih dahulu mengunjungi Kantor Elang Tiga Hambalang di kawasan Hambalang.
Kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai peran masyarakat dan organisasi lokal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Usai dari Hambalang, Mendikdasmen bersama rombongan meninjau SMP Negeri 2 Babakan Madang dan SD Negeri Bojongkoneng 02. Di lokasi tersebut, menteri melihat secara langsung keterpaduan program MBG dengan hasil revitalisasi sekolah yang telah dilakukan pemerintah, mulai dari perbaikan ruang kelas hingga pembangunan fasilitas sanitasi.
H. Dedi Safarizal menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap sekolah-sekolah di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemenuhan gizi peserta didik dan perbaikan sarana prasarana sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun generasi yang sehat dan cerdas.
“Kami di Elang Tiga Hambalang melihat langsung dampak positifnya. Anak-anak belajar di lingkungan yang lebih layak, gizinya terpenuhi, dan ini tentu sangat berpengaruh terhadap semangat serta kualitas belajar mereka,” ujar Dedi Syafrizal secara tertulis ke acehtimes.co.id, Minggu, 7 Februari 2026.
Ia juga menegaskan komitmen Elang Tiga Hambalang untuk terus mendukung program-program pemerintah di bidang pendidikan. “Kami siap menjadi mitra, menjembatani aspirasi masyarakat, dan ikut mengawal agar program seperti MBG dan revitalisasi sekolah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa dan guru,” tambahnya.
Sementara itu, Mendikdasmen menekankan bahwa lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan didukung asupan gizi yang baik merupakan fondasi penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang optimal. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat agar pemerataan kualitas pendidikan dapat terwujud hingga ke tingkat daerah.
( Media ETH Tim)
